Luke Shaw Sadar Diri Para Pemain Manchester United Memalukan

Luke Shaw Sadar Diri Para Pemain Manchester United Memalukan

Oktober 5, 2020 0 By Kang Bola

JadwalBola – Bek kiri Manchester United, Luke Shaw mengatakan bahwa kekalahan 1-6 yang dialami timnya saat kedatangan Tottenham, Minggu (4/10/2020) merupakan hal yang memalukan.

Dalam laga ini, Manchester United sempat unggul lebih dulu berkat penalti Bruno Fernandes saat laga baru berjalan dua menit.

Namun, sampai di situ saja keunggulan Manchester United. Spurs sukses membalikkan skor usai Tanguy Ndombele dan Son Heung-min mencetak gol.

Usai kartu merah Martial, Spurs semakin mendominasi dengan menambah empat gol sehingga sukses mengakhiri laga dengan kemenangan 6-1.

Bonus New Member Judi Bola Sbobet

Pengakuan Luke Shaw

mu vs spurs
Seusai pertandingan, Shaw pun mengakui bahwa timnya sejauh ini masih sangat jauh dari apa yang mereka harapkan.

“Kekalahan ini terjadi karena kurangnya konsentrasi dan kemudian kesalahan, kesalahan lagi, kesalahan lain. Kami mematikan diri kami sendiri. Benar-benar menyakitkan,” ujar Shaw kepada Sky Sports.

“Manchester United seharusnya tidak kalah dengan cara ini. Benar-benar menyakitkan, ini memalukan dan kami telah mengecewakan banyak orang. Kami telah mengecewakan diri kami sendiri dan staf,” imbuhnya.

“Siapapun yang ada di lapangan, berapa pun skornya, para pemain di lapangan adalah orang-orang yang harus bertanggung jawab,” tukasnya.

Daftar Judi Bola Sbobet

Perlu berkaca

mu vs spurs
Lebih lanjut, Shaw pun menilai bahwa timnya wajib bercermin dari hasil negatif ini guna mengetahui kesalahan mereka dan bangkit di laga selanjutnya.

“Kami diberi taktik, tanggung jawab yang perlu dilakukan para pemain, tetapi ketika Anda berada di lapangan, manajer dapat memberikan saran, tetapi kami berada di lapangan,” tutur Shaw.

“Kami perlu berkaca, saat ini kita masih jauh dari keinginan yang kita mau. Mungkin beruntung kami bisa istirahat sekarang. Ketika kami bermain dengan 10 orang mungkin kami menyerah, tidak ada karakter yang kuat lagi di lapangan. Kami terlalu pendiam dan naif. Ada banyak kesalahan, kami perlu berbuat lebih banyak,” lanjutnya.

“Kekalahan ini memalukan. Saya malu di lapangam. Kami perlu berkaca pada diri kami sendiri,” ungkapnya.