Henderson Merasa Dirinya Malu Pada Para Pendukung Liverpool

Henderson Merasa Dirinya Malu Pada Para Pendukung Liverpool

Mei 21, 2019 0 By Kang Bola

JadwalBola.co – Kapten Liverpool Jordan Henderson mengaku dirinya merasa malu untuk melakukan ‘Lap of Honour’ sebab tidak dapat memberikan titel juara untuk fans The Reds.

Liverpool sukses menaklukkan Wolverhampton pada matchday 38 Premier League, hari Minggu (12/05) kemarin. Brace dari Sadio Mane membungkam Wolves dengan skor 2-0.

Kemenangan itu membuat Liverpool memungkasi perjalanan musim ini dengan perolehan 97 poin. Sayangnya itu tidak cukup membuat mereka menjadi juara liga.

Walau sebenarnya pencapaian poin mereka jauh meningkat ketimbang musim lalu. Saat itu mereka mengumpulkan 75 poin saja serta finish di posisi keempat.

Liverpool memang tampil menakjubkan. Tetapi sayangnya masih ada Manchester City yang lebih hebat dari mereka.

Alasan Malu


Pertandingan melawan Wolves ialah laga terakhir mereka di Anfield untuk musim ini. Sesuai dengan tradisi, ada ritual Lap of Honour, dimana beberapa pemain berjalan melingkari lapangan sambil bertepuk tangan pada beberapa fans, sebagai ucapan terima kasih.

Henderson juga mengaku malu untuk melakukan adat itu. Karena dia tidak bisa membawakan trofi Premier League untuk para fans yang sudah memberi dukungan mereka dengan luar biasa di sepanjang musim.

“Ini adalah pertarungan hebat hingga akhir. Sayangnya sulit untuk berjalan berkeliling, berterima kasih pada para fans serta kami tidak mendapat apa-apa untuk dikembalikan pada mereka sebab mereka mengagumkan sepanjang musim,” akunya pada situs resmi Liverpool.

Penebusan
Namun, Henderson berharap ia dan rekan-rekannya dapat segera menebus kekalahan itu. Caranya dengan memenangi trofi Liga Champions musim ini.

“Sulit dan mereka luar biasa, tetapi semoga kami dapat memberikan mereka suatu di final Liga Champions dalam beberapa pekan dari sekarang,” seru Henderson.

“Fokus kami perlu berubah secara cepat. Beberapa waktu ke depan akan sulit saat kita punyai waktu untuk berefleksi, tapi sepakbola bergerak cepat serta Anda harus kembali fokus serta memikirkan masa depan,” katanya.

“Setelah memberikan segalanya pada pertengahan pekan, itu akan tetap sulit, tapi kami melakukan pekerjaan yang perlu kami kerjakan serta itu adalah memenangkan laga. Saya harus menjelaskan para pemuda sudah memberi segalanya. Kami tidak dapat menyesal, kami sudah memberi semuanya untuk setiap laga musim ini, tapi sayangnya City lebih baik.”

Jordan Henderson sendiri nanti akan menjadi pemain dari Inggris keempat yang sukses menjadi kapten buat klubnya di dua pertandingan final di level Eropa. Dia mengikuti jejak Emlyn Hughes, John McGovern serta Steven Gerrard.